Rabu, 2009 Juli 15

RASCAL_Memory...

Lagi ngerjain skripsi eh otak melayang kemana-mana, salah satunya adalah tentang betapa banyaknya yang harus diperbaiki, kesalahan kecil tapi karena banyak yang menggunakan cara itu jadi harus memperbaiki semuanya. Mulai dari perhitungan manual di excel, penelusuran beban yang mengakibatkan kegagalan elemen, pengumpulan beban dan elemen-elemen gagal, yang semuanya masih dalam bentuk tabel-tabel excel. Setelah itu baru pemindahan tabel-tabel tersebut ke word. Klo lagi penat begini, hal yang sepertinya mudah terlihat sulit. Misalnya memindahkan tabel-tabel excel ke word, cuma copy paste, tapi karena semakin banyak elemen yang gagal maka jumlah baris dalam tabel tersebut tentu bertambah, bila jumlah baris tabel bertambah, maka jumlah halaman word tentu akan bertambah dan terjadi pergeseran halaman. Sehingga daftar tabel, daftar halaman, daftar gambar juga berubah, jadi sama dengan memperbaiki bab 6,7, daftar tabel, daftar gambar dan daftar isi. Klo udah kayak gini, rasa jenuh dan lelah bahkan kadang rasa putus asa menghampiri.

Istirahat sejenak untuk menenangkan pikiran dan meneguhkan semangat kembali, ambil air wudlu dan sholat. Bersujud dan memohon diberikan kekuatan untuk menghadapi semuanya. Menyakinkan diri sendiri bahwa ini yang terbaik dari tuhanku, Allah SWT. Bahwa ini adalah takdirnya yang harus aku jalani dengan tegar. Setelah sholat, turun ke bawah dan keluar, menengok sinar matahari, berpikir bahwa aku masih dalam terang. Melihat keadaan sekitar yang sepi dan merenung bahwa aku sudah lebih dari 13 tahun tinggal di kota binong tercinta.

Terbayang masa kecil yang lugu, yang bisa tertawa lepas, tidur dengan nyenyak kapanpun, pikiran selalu senang, dan punya banyak waktu untuk bermain. Teringat tentang rascal, dan sudut-sudut sekitar tempat tinggal, yang dulu pernah menjadi tempat bercanda, melakukan permainan-permainan konyol seperti galaxyn, batu tujuh, maling-malingan dll. Pokoknya semua tentang RASCAL.

Kadang merasa kehilangan karena di umur yang semakin dewasa maka permainan-permainan itu sudah semakin jarang dimainkan. Terakhir aku bermain seperti itu ketika duduk dikelas 2 sma. Sekarang sudah tidak pernah, bahkan teman-teman yang dulu berjumlah sekitar 20an sekarang hanya tinggal 10an. Ada yang pindah keluar kota , ada yang pinah kompleks dan ada juga yang sudah bergabung dengan genk lain. Sekarang tidak tiap hari bermain, ada juga yang setiap malam masih suka nongkrong dirumah teman tapi gak semua, dan aku termasuk yang paling jarang karena harus mengerjakan skripsi. Sekarang yang kami lakukan hanya, berkumpul, ngobrol, kadang main catur, monopoli, kartu, atau cuma gitaran setelah itu pulang. Memang tidak bermanfaat, tapi kadang hal seperti itu yang bisa jadi obat penghilang jenuh karena itu adalah fakta bahwa aku tak sendiri di dunia ini. Masih ada teman-teman yang walau dengan hanya kehadirannya tapi sudah mampu menghibur hati. Terlebih temanku yang bernama eko, okta dan opung. Mereka seumuran dan yang paling konyol, aku sering sekali dibuat tertawa terbahak-bahak bila mereka semua sedang berkumpul. Tapi gak sering juga mereka bertiga bisa kumpul bareng, karena jadwal kerja mereka gak sama.

Mereka suka membuat bunyi-bunyian aneh, atau gerak-gerakan aneh, misalnya jalan seperti (maaf) orang kusta yang dibuat-buat. Salah satu kaki mereka tekuk kedalam, kemudian tangannya seperti meminta-minta namun kesamping, dan berjalan terseok-seok seperti meyeret kaki. Pokoknya bersikap seperti orang cacat mental gitu lah. Urat malu mereka sudah putus jadi dah gak peduli dengan situasi sekitar, dan itu membuatku selalu tertawa. Atau eko terkadang dengan sengaja mencubit betis okta sambil mengeluarkan bunyi binatang, maksudnya bersikap seakan-akan ada binatang yang megigit betis okta, dan okta pasti akan loncat kemudian pasang kuda-kuda untuk bersiap lari terbirit-birit, ha..ha... ini karena okta orang yang kagetan dan kagetannya parah banget. Jadilah eko dan okta suka saling mengisengi satu sama lain. Sedangkan opung, bisa aja ngeluarin ceng2an atau nama-nama tertentu yang super aneh, seperti kecoa bunting, dinosaurus kejepit, dll yang jarang banget aku dengar, pokoknya ada-ada aja deh. Nama aslinya deni tapi karena dia pernah ngontrak dikampung maka dipanggil bopung (bocah kampung) yang kemudian menjadi opung.

Sedangkan yang lain, seperti dimas dan denis, mereka orang yang enak di ajak curhat, umurnya cuma beda setaun lebih muda dari aku, jadi mereka yang paling nyambung klo ngobrol. Yah pokoknya setiap anggota RASCAL, punya keunikan masing-masing. Belakangan, karena sudah gak kerja, jadi makin punya banyak waktu untuk bisa nongkrong bareng mereka. Dan sudah beberapa malam kita selalu makan bersama, beli ketoprak bareng-bareng sambil makan bareng, gelar karpet dijalan, serasa tuh jalan punya kita. Jadi ada semacam slogan baru, bunyinya..
"mau gemuk? nongkrong ma nak RASCAL! Tiap malem makan terus'
Beneran, pokoknya ada aja yg dimakan, paling sering sih ketopraknya bang berry, tapi kadang bakso, nasgor atau tempe mendoan. Huh.. pokoknya RASCAL the best deh.... bangga aku jadi nak RASCAL...

Selasa, 2009 Juli 14

Cobaan Skripsi 4_Sabar!

Hari ini gw asistensi skripsi lagi, dah nyampe bikin kesimpulan dan saran, dan gw pikir, klo gak da yg salah lagi, gw bisa ngajuin sidang Yupie.... But, .... Any wrong thing again... What! Argghhhh...
Yup, kesalahan di masa lalu sih (maksudnya yang dah dikerjain kemaren2 masih ada yg salah), padahal dah seneng2 tinggal ngajuin sidang (klo bisa). Ya suds, akhirnya cuma bisa ikhlas, ya memang salah masa mau maksain. Dan ada penambahan lagi! Dikit sih, cuma disuruh menvisualisasikan gaya-gaya dalam yang bekerja pada balok, ya... klo dikerjain seminggu kelar lah...

Terakhir dosennya bilang, "Sekalian aja kamu bikin lembar pengesahan dan daftar pustaka biar minggu depan bisa langsung dijilid dan diajukan" Amien...Amien... Ya Allah... Senangnya klo dah selesai. Memang skripsi itu gak cuma butuh otak encer (otak ku ja padet banget, kentel ja gak, gimana encer!) tapi juga keteguhan iman, keyakinan hati, kebesaran jiwa dan Kesabaran yang hakiki (apa coba!). Pokoknya mental juga kudu siap dah, jadi siap pikiran dan mental. Apalagi pas sidang, beuh... pasti mental yang pertama kali harus disiapkan,,,,

Ya sudahlah, pasrah, ikhlas dan sabar ja, klo ngikutin hati bisa gak kelar-kelar nantinya, jadi harus SEMANGAT HERI,SEMANGAT HERI, SEMANGAAAAAAAAAAATTTTTTTTT!

Kagum deh ama orang yang bisa belajar lebih dari 10 jam full selama lebih dari sebulan, gak jenuh dan pusing. Kok bisa yah.... Gw aja belajar seharian sih bisa tapi paling cuma bertahan seminggu. sebulan gak lihat suasana luar?Beuh... serasa gak punya temen dan terikat di penjara. Emang sih klo hobi belajar, pasti belajar jadi menyenangkan tapi apa gak jenuh dan bosen gitu? Ups... OOT nih... ya udahlah segitu aja... intinya skripsi adalah hasil buah pikiran dan embrio mental he..he..

Minggu, 2009 Juli 12

Big Thing!

Belakangan jarang posting, karena sibuk ngejar skripsi. Sekarang bingung mau posting apa, sebenernya mau posting acara selama di surabaya sih (dah basi bgt tapi berhubung foto2nya baru dapet, mau gimana lagi!) cuma pasti butuh waktu. Sekarang lagi buru-buru mau nyewa buku ketiga dari trilogi dinasti wang, kelanjutan The Good Earth. Jadi mau posting beberapa hal yang gak biasa dalam beberapa minggu ini aja deh, gak penting sih, tapi daripada gak pernah update blog, ya gak! Ini hal-hal yg gak biasa itu,,,,.....

  • Ketemu teman-teman lama, anggota RASCAL juga, cuma mereka dah pindah dari kawasan binong tercinta, ada yg pindah ke sumatra, bekasi, batam dan bandung. Kemaren yg berkunjung kembali ke binong adalah firman (dari bekasi), aldi (dari bandung) dan teman RASCAL juga tria (dari bandung). Karena liburan jadi mereka punya waktu berkumpul kembali, semoga persahabatan RASCAL tetap terjalin walau terpisah jarak dan umur (Gw paling tua, dah mau lulus kuli tapi anak RASCAL banyak juga yang masih SMA, so kadang2 gw maennya masih sama anak SMA, he...He...)
  • Jalan ma tria. Tria ini semacam ade angkat gitulah (percaya gak lo ma hubungan kyk gitu?), tapi gak gitu juga sih, tau deh, yg penting gw seneng banget bisa jalan bareng dia lagi, walau cuma sebentar. Secara dah 2 tahun gak ketemu....
  • Kagak jadi beli motor baru! Huh... kesel bgt gw!
  • Skripsi gw akhirnya kelar juga, mudah2an gak da perbaikan lagi, jadi bisa daftar sidang he..he,,. Gw itung2, semuanya ada 300 lebih halaman belum termasuk ma lampiran, klo ma lampiran bisa 400an hu..hu.. digandain 4 kali,bangkrut ni gw... Gyan klo dipikir2, skripsi gw banyak bgt, ada 8 bab! Gila.... gw rasa gw doang nih di kampus gw yg paling banyak....
  • 2 minggu ini bangun siang mulu, di atas jam 9, dah gitu makan sekali sehari, anehnya gak laper, malah pernah laper tapi tetep ja males makan, gimana mau gemuk coba! Tapi tidurnya itu lho... Uhhh... susah bgt ci bangun pagi....

Yup itulah hal-hal gak penting beberapa minggu ini, sebenernya males cerita urusan pribadi cuma gak enak aja klo blog gak pernah update...

Kamis, 2009 Juli 09

Doa Seorang Prajurit Bagi Putranya

Doa Seorang Prajurit Bagi Putranya

Douglas Mac Arthur
Ditulis pada masa-masa paling sulit di awal perang Pasific



Tuhanku,
Bentuklah putraku menjadi manusia yang cukup kuat untuk menyadari manakala ia lemah.
Dan cukup berani untuk menghadapi dirinya sendiri manakala ia takut.
Manusia yang memiliki rasa bangga dan keteguhan dalam kekalahan.
Rendah hati dan jujur dalam kemenangan

Tuhanku,
Bentuklah putraku menjadi orang yang kuat
Dan mengerti bahwa mengetahui serta mengenal diri sendiri
Adalah dasar dari segala ilmu yang benar

Tuhanku,
Janganlah putraku Kau bimbing pada jalan yang mudah dan lunak
Biarlah Kau bawa dia dalam gelombang dan desak kesulitan dan tantangan hidup.
Bimbinglah putraku, supaya dia mampu tegak berdiri di tengah badai, serta berwelas asih pada kepada mereka yang jatuh

Bentuklah putraku,
Menjadi manusia berhati bening dengan cita-cita setinggi langit.
Seorang manusia yang sanggup memimpin dirinya sendiri.
Sebelum bermaksud memimpin orang lain

Seorang manusia yang mampu meraih hari depan tapi tak melupakan masa lampau.
Dan setelah segala menjadi miliknya
Semoga putraku dilengkapi dengan hati yang ringan
Untuk bergembira serta selalu sungguh-sungguh
Namun jangan sekali-kali berlebihan

Berikan kepadanya kerendahan hati, kesederhanaan dan keagungan hakiki,
Pikiran cerah dan terbuka bagi sumber kearifan dan kelembutan dari kearifan sebenarnya
Sehingga aku, orang tuanya, akan berani berkata :
Hidupku tidaklah sia-sia



Aku membayangkan, "putraku" dirubah menjadi "Aku" maka aku sangat senang mengucapkannya... Amien....

sumber:http://www.facebook.com/posted.php?id=1642391432&share_id=235479055536#/note.php?note_id=103880630495&id=1642391432&ref=share

Rabu, 2009 Juli 01

Jenuh?...... Baca!

Gak tau kenapa belakangan males posting, padahal banyak hal yang ingin ditulis, tapi males ja gitu. Bahkan beberapa dah ngetik, eh pas ditengah dijalan, malah dihapus semua. Jawaban yang paling masuk akal buat aku sendiri adalah, mungkin diri ini sedang ingin menyediri, tak ingin diketahui orang bagaimana kehidupannya saat itu, alias sedang antisosial.

Pikiran dipenuhi dengan berbagai opsi tentang skripsi, yang paling kentara adalah kejenuhan. Di awal skripsi, senior pernah berkata kalau nanti akan ada saatnya dimana kita akan jenuh dengan skripsi kita sendiri. Mungkin sekarang-sekarang ini waktunya, jenuh dengan perbaikan-perbaikan, jenuh dengan tambahan ini itu, jenuh dengan angka-angka yang terdiri dari banyak digit, dan jenuh dengan materi yang itu-itu aja. Stuck, diam di tempat. Bahkan aku searching di om google, apakah semua orang yang sedang menerjakan skripsi akan mengalami masa kejenuhannya juga? Dan ternyata memang banyak juga yang sedang skripsi dan bercerita tentang kejenuhannya, bahkan ada yang sampai berhenti, tidak meneruskan skripsinya karena kejenuhan tersebut. Ih ngerinya kalau membayangkan sampai berhenti karena kejenuhan tersebut. Sempat terpikir juga, kapan skripsi ini akan selesai? Rasanya pikiran ini sudah berat banget klo disuruh ngotak-ngatik angka.

Karena kejenuhan itu juga banyak waktu terbuang tanpa melakukan apa-apa untuk kemajuan skripsi, saat seperti ini, hal yang ingin dilakukan adalah berada di keramaian-supaya gak ngerasa lonely, berkumpul dengan keluarga-supaya ngerasa masih ada yang perhatian, atau menelpon teman-teman yang sedang jenuh juga-supaya ngerasa punya teman sepenanggungan. Dan seperti biasa, baca sesuatu! Di beberapa postingan aku dah pernah bilang, "aku suka membaca, karena dengan membaca bisa mengalihkan pikiran untuk tidak memikirkan hal-hal yang memang seharusnya tidak dipikirkan" alias mengalihkan pikiran. Saat membaca, pikiranku akan mengkhayalkan cerita yang aku baca, tentang keadaan sekitar dalam novel, tokohnya, lingkungannya, pokoknya seakan-akan aku bisa melihat apa yang aku baca. 3 buku habis aku baca selama masa jenuhku itu, diantaranya: The naked traveller, Memoirs of a Geisha dan THe good Earth. Karena itu pada postingan kali ini aku akan coba bercerita sedikit tentang pandanganku mengenai buku-buku yang aku baca tersebut.



Dimataku, buku ini bagus banget. Seorang cewek yang bertraveling ke banyak negara di dunia ala backpacker. Buku bukan novel, melainkan sebuah catatan-catatan perjalanan daam travelingnya. Menceritakan banyak hal yang berada di negara-negara tempat kunjungannya termasuk beberapa kota di indonesia. Buku memberikan motivasi tersendiri buatku, ada sedikit angan-angan, yang mana, bila aku telah lulus nanti, aku ingin traveling ala backpacker sebagai liburanku. Tempat belum tau, masih nyari-nyari, tapi syukur-syukur bisa nyampe bali (tapi harapannya tipis banget!). Keinginan untuk traveling itu kadang membangkitkan semangat untuk cepat-cepat menyelesaikan skripsi agar bisa cepat-cepat lepas dari penat mengerjakan skripsi. Karenanya, hari-hari terakhir sebeum berangkat ke surabaya, aku ngebut ngerjain skripsi dan lumayan banyak yang aku kerjakan hingga terakhir asistensi, malah ditambah lagi satu bab, jadi ampe bab 8! Standartnya ampe berapa bab sih? Berhubung yang nulis orang indonesia yang sudah mempunyai website sendiri maka silahkan mampir ke website pribadinya untuk mendalami isinya. Tingga klik judul novel di atas.



Buku ini juga sangat menarik, direkomendasikan oleh kenalan di facebook. Awalnya aku berpikir bahwa geisha itu adalah pelacur, dan aku yakin, siapapun yang baru pertama kali tahu tentang geisha, mungkin akan berpikir demikian. Geisha tidak sepenuhnya seorang pelacur, geisha dituntut untuk bisa menari, memainkan shamisen, dan mengetahui adat upacara minum teh. Mana ada pelacur kayak gitu! Tokoh utama dalam novel ini adalah sayuri yang memiliki nama keci chiyo. Novel ini dilatar-belakangi oleh kisah nyata seperti yang kita tahu bahwa geisha adalah salah satu budaya jepang yang ada pada zaman dahulu (sekarang masih ada gak yah?). Sebelum menjadi geisha yang sesungguhnya, seorang calon geisha harus menjadi geisha magang (Mana ada pelacur magang?), dimana geisha tersebut mulai diperkenalkan ke rumah-rumah minum teh dan diajari menghibur kaum pria oleh seorang kakak angkat. Calon geisha baru akan menjadi geisha bila telah mengalami Mizuage (Hubungan Seks Pertama/Menghilangkan keperawanan) yang dapat ditawar dengan harga setinggi-tingginya, (jelas dalam hal ini geisha bertindak sebagai pelacur). Namun bila geisha tersebut tekah menjadi geisha sesungguhnya, maka ia tidak boleh dengan mudah memberikan pelayanan seks tersebut karena itu akan merusak reputasinya. Bahkan ketika seorang geisha telah memiliki danna (suami simpanan) maka ia tak boleh berhubungan seks selain dengan danna-nya. Karena itu aku katakan geisha bukan sepenuhnya pelacur. Tapi balik lagi ke persepsi masing-masing, apakah geisha murni seorang pelacur? Yang jelas, salah satu sisi positif yang aku tangkap dari novel ini adalah " Semakin Cantik seorang wanita maka Akan semakin Berbahaya".



Ini buku yang entah dimana aku mendengar judulnya, tapi dari situ aku penasaran karena katanya novel ini bagus dan kebetulan ditempat aku jadi member penyewaan novel, aku nemu novel ini setelah sebelumnya aku nemu novel momeoirs of a geisha. Buku ini juga bagus banget, menceritakan kisah seorang petani miskin cina yang bernama Wang Lung, dimana Wang sangat mencintai tanahnya. Diawali dari hari dimana wang akan mempersunting seorang budak keluarga kaya raya bernama keluarga hwang. Wanita yang dinikahinya itu bernama O-lan, seorang wanita yang rajin bekerja dan pintar masak. Sebelum menikah wang hidup berdua dengan ayahnya yang sudah tua dan sering batuk, karena itu setiap pagi wang selalu membuatkan air hangat untuk ayahnya. Setelah menikah, O-lan lah yang membuatkan air hangat untuk mertuanya dan membantu wang bekerja disawahnya. O-lan sangat rajin sekali, setelah pekerjaan dirumah seperti memask dan beres-beres maka ia membantu suaminya bekerja di sawah, membajak, menanam bibit hingga memberi makan lembunya. Selain itu, O-lan juga tipe wanita yang pendiam dan pandai berhemat. Ia menjahit semua pakaian yang robek, membuat sepatu kain, dan lain-lain walaupun rupanya tidak cantik bahkan cenderung jelek. Karena bantuan istri dan kerajinan wang lung mengurusi sawahnya maka hasil panen pun berlimpah hingga suatu ketika wang lung mendengar keluarga hwang ingin menjual tanahnya maka wang lung pun langsung membelinya. Sebelum membeli tanah keluarga hwang, wang lung telah dikaruniai anak laki-laki yang telah dilahirkan O-lan seorang diri (jaman sekarang mana ada cewe ngelahirin seorang diri!) Bener-bener salut buat O-lan, melahirkan seorang diri, bahkan setelah melahirkan anak kedua tang perempuan, ia langsung membantu suaminya bekerja disawah (gak pake istirahat! Hebat bener...). Setelah beberapa lama tanah wang lung semakin bertambah hingga kemudian datang musim panas yang berkepanjangan hingga semua tanahnya tandus dan bencana kelaparan pun melanda keluarga wang serta semua penduduk desa. Karena itu wang mengungsi ke selatan, sebuah kota yang makmur. Setelah beberapa lama disana, wang kembali ke desanya karena mrindukan tanahnya, setelah terjadi kerusuhan dan mencuri harta seorang yang kaya bersama orang-orang miskin lainnya. Begitu kembali ke tanahnya, wang langsung bekerja bersama o-lan,kemudian hasil panen pun berlimpah dan tanahnya bertambah banyak. Setelah cukup kaya, wang mulai mencoba hiburan-hiburan di kota, dan berkenalan dengan perempuan cantik (pelacur) bernama lotus (lagi-lagi kecantikan yang membinasakan). Wang mencintai lotus dan kemudian menikahinya, sehingga wang punya istri 2, yang satu sebagai ibu rumah tangga, yang satu sebagai sangkar madunya. Awalnya banyak pertikaian tapi akhirnya kehidupan kembali normal setelah semua mengikhlaskan ulah wang. Tak beberapa lama, O-lan meninggal karena penyakit yang dideritanya setelah melahirkan anak kembar (sebelum wang mengenal lotus). Kemudian anak-anaknya tumbuh hingga wang semakin tua, dan memiliki cucu. Novel ini merupakan novel pertama dari trilogi dinasti wang. Dari novel ini ada salah satu hikmah yang gw petik, harta dan wanita bisa menyesatkan!


Dari Novel memoirs of a geisha dan The Good Earth, ada satu hal yang kian terpatri dalam diri ku, BERHATI-HATILAH TERHADAP NAFSU!

Ada fakta nyata tentang wanita dan pria:
1. kebanyakkan pria terlena dengan wanita dan kebanyakkan wanita terlena dengan harta. Bahkan dalam kitab suci dan banyak budaya, seorang pria memberi mas kawin kepada wanita saat menikah, bener ngga?

2. Pria ingin wanita yang cantik, wanita ingin harta yang banyak. Semakin banyak harta seorang pria, maka kemungkinan akan semakin cantik istrinya walaupun si pria jelek, bener ngga?

3. Bila hartanya seorang pria sangat banyak, maka semakin mudah mendapatkan lebih dari satu wanita, bener ngga?

Kadang aku mikir, klo lagi butek, kok kayak semacam jual beli yah? Semakin bagus barangnya, semakin mahal modalnya, semakin banyak uang semakin banyak belanjaannya. So salah gak sih klo pria pengen punya banyak istri dan istri pengen dapet banyak harta? Makanya ada imbuhan Cowo idung belang dan cewe matre!

Yah...Yah... aku tau, gak semua pria dan wanita seperti yang digambarkan di atas, tapi coba nilai secara objektif? klo ada lembaga yang survei, pasti ketauan fakta yang sesungguhnya, BTW ada gak yah yang pernah survei kaitan Pria dengan Wanita dan Wanita dengan Harta? Memoirs of a Geisha pun sebenarnya menceritakan tentang hubungan pria yang menyukai wanita cantik dan manita cantik yang menyukai harta berlimpah.

Minggu, 2009 Juni 14

Cobaan Skripsi 3_Resign demi Skripsi (Pengorbanan)

Klo sebelumnya gw nulis di bagian my profil klo gw adalah seorang mahasiswa sekaligus pengajar bimbel, sekarang gw cuma bisa nulis klo gw adalah cowo yang biasa-biasa aja (dulu juga biasa aja sih), maksudnya, sekarang gw bukan pengajar bimbel lagi. Gak terasa juga sih, ternyata dah hampir setaun gw ngajarm tepatnya 10 bulan, dari awal semester 7 ampe kemarin-bulan juni- pas anak murid gw selesai ulangan umum. Sekarang gw tinggak tunggu hasilnya, sebagian ada yang udah ngasih hasilnya dan ternyata target gw tercapai untuk dia, alhamdulillah.....

Awalnya gw iseng aja pengen nyoba kerja, pengen ngebantu orang tua dan pengen punya uang jajan sendiri. Trus gw ngirim lamaran kmn2, setelah mengalami 2 kali interview yang gagal karena salah kostum (parah banget yah!) akhirnya gw diterima kerja sebagai pengajar bimbel untuk kelas 2 smp. Tentang pengalaman gw ngajar, udah gw tulis di artikel sebelumnya, sekarang gw pengen ngebahas efek samping dari kegiatan mengajar gw itu.

Gw mulai ngajar pas semester 6 dimana prestasi gw dikampus lagi tinggi2nya (semester 5 ips gw 3.73, bangganya... He..He..), dari pekerjaan itu gw bisa sedikit membantu oran tua d an udah punya uang jajan sendiri tentunya. Tapi efek negatifnya, gw terseok-seok ngejar perkuliahan, padahal kerjaan gw gak sulit-sulit banget. Dateng jam 3 pulang jam 8 mlm ampe rumah jam 10an, kadang belajar, kadang langsung ambruk. Walaupun begitu, gw tetetep pengen mempertahankan ips gw malah klo bisa pengen gw naikin lagi, tapi keterbatasan waktu dan tenaga yang menghalang-halangi gw. Waktu itu rasanya gw cape banget, dan waktu yang gw punya kayaknya dikit banget. Makanya kadang gw sensi banget ma temen-temen gw yang gak kerja, mereka punya banyak waktu gitu lho, tapi tetep aja, minta contekan lah, minta ajarin lah, minta soft copy tugas-tugas gw lah, parah! Malah hampir tiap malem mereka calling gw wat tanya ini itu lah. Bukannya gak ikhlas, tapi gw ngerasa kesel. Mereka punya banyak waktu jadi seharusnya mereka lebih bisa mengerti ketimbang gw, iy khan....

Temen-temen gw dah hampir semuanya tau klo gw kerja sebagai pengajar dan ada tawaran sebagi pengajar privat di hari sabtu dan minggu selama 2 jam/hari. Jujur, waktu itu, yang terlintas dalam benak gw adalah, MANDIRI! Gw dah jenuh minta duit ma nyokab terus. Akhirnya gw terima. Lengkaplah hari-hari sibuk gw, senin-jumat ngajar bimbel, sabtu-minggu ngajar privat. Malah waktu itu gw lagi kerja praktek pula. Akhirnya IPS gw turun, jadi 3,43 hu..hu..

Setelah kerja praktek, gw mulai nyusun skripsi, masuk semester 8. Untuk nyusun bab 1-2 gw masih bisa nafas tapi pas nyusun bab 3, udah mulai sesek. Akhirnya ngajar privat pun gw putus, (maaf yah teguh....), gw resign sebagaiu pengajar privat dan klo seandainya skripsi gw belum kelar juga ampe bulan mei, gw juga bakal ngundurin diri dari pengajr bimbel. Walaupun sebenernya gw enggan banget, selain karena faktor ekonomi, juga karena lingkungan kerja gw tuh nyaman banget, boss gw bae banget.

Akhirnya kejadian, bulan mei gw masih berkutit di bab 5, padahal target gw dah selesai, berarti gw ketinggalan 2 bab. Gw mau ngundurin diri tapi gw terjebak dalam situasi kerja gw. Di sisi lain gw punya tanggung jawab terhadap murid-murid gw, kevin, belly, clayton, bryan, oliver, grady, ryan, fenley, dan juga sama boss gw tentunya. Tapi skripsi gw? Akhirnya gw relain waktu gw untuk murid-murid gw dulu, gw pikir, mereka akan ulangan umum di awal juni, jadi sekitar 1 bulan lagi sebelum selesai ulangan umum. Gw agak nelantarin skripsi, karena selain ngajar, gw juga jadi asisten laboratorium untuk praktikum mekanika tanah 2, juga ditunjuk sebagai peserta lomba LKTB, perwakilan dari kampus gw beserta 5 orang temen gw yg lain.

Tadinya gw pikir, gw bisa terus kerja, tanpa resign, dan kelarin skripsi gw, tapi ternyata gak. Gak tau gwnya yang bego, atau skripsinya yang sulit, atau badan gw yang gak kuat bergadang. Akhirnya tepat pada tanggal 13 juni, gw berstatus (bisa gak yah disebut) pengangguran! dan balik lagi, bau kencur, anak mama yang klo mau jalan ke mall atau ngeceng pasti bilang, "ma, minta duit donk?" Haduh malu.....malu..... Bocah banget kesannya, internet gw juga terancam nih, selama ini khan gw yang bayar, nah sekarang gw boke.

Well, semua harus ada pengorbanannya khan, mudah2an dengan begini gw bisa lebih fokus, sekarang waktunya ngejar ketinggalan, mengejar mimpi...

Maaf yah murd-murid ku, kokoh (murid gw cina semua) pamit sampe disini, kalian semangat terus yah belajarnya, untuk belly, jangan suka siul dan serius klo belajar. Di tunggu yah hasil raportnya....

Untuk ci mey, ko patrick dan ko fitrah, thanks yah atas bimbingannya selama ini...

Lagi-lagi, skripsi gw memakan korban... Hu..Hu...

Rabu, 2009 Juni 03

Cobaan Skripsi 2 - Doa dan Usaha

Belakangan sering banget terlintas perasaan klo gw mungkin gak bisa nyelesain skripsi gw. Gak tau kenapa, tapi kayaknya berat banget ngejalaninnya. Padaha tinggal dikit lagi, tapi kesalahan yang berulang-ulang ngebuat perasaan putus asa itu sering menjenguk. Mungkin gw cuma butuh waktu lebih, tenaga lebih. Gw masih yakin kok klo gw bisa nyelesain skripsi gw walaupun rumit banget, gw yakin masih ada celah yang bisa gw terobos, yg membuat gw lebih kuat untuk bisa nyelesain masalah ini. Gw cuma butuh waktu!

Kadang, klo semangat sedang memuncak, langsung bangun gw langsung nyalain kompi (biasanya juga begitu) trus langsung ngerjain skripsi tapi biasanya, pas lagi seru"nya ngerjain, eh pas lihat jam, baru sadar klo dah waktunya ngajar. Akhirnya kepotong dan sepanjang ngajar mikirnya skripsi mulu. Begitu pulang, langsung nyalain kompi lagi, eh sebelnya, mata ini berat banget, badan kayaknya lemes banget, yang ada malah ketiduran di depan kompi.... Hu..Hu... (makanya gw sebel banget ma badan yang lemah ini dan waktu yang sehari cuma 24 jam, kenapa gak 36 jam aja c, atau coba manusia gak perlu tidur gitu). Akhirnya ngerjain skripsi secuil-cuil, eh pas asisteni, masih ada aja yang harus di tambah-tambahin...

Sekarang udah mulai jenuh, temen-temen seperjuangan juga gitu, kita ngubek-ngubek di satu tempat, gak maju-maju. Gw pikir, seandainya aja gw punya waktu lebih. Pernah terlintas sih klo mau resign aja dari kerjaan, but i have reason why i dont choose it. Waktu sidang sih masih 2 bulan lagi, cuma gw takut keburu jenuh dan males nglanjutinnya (jangan sampe ya allah). Target gw bisa selesai bulan ini atau maksimal bulan depan.

Sekarang cuma bisa berjuang, menyeret-nyeret kaki mencoba terus melangkah, walau berat tapi harus ada kemajuan. Gw punya slogan saat gw down kayak gini,...

"Gw akan terus melangkah walaupun gw kesandung dan ketiban tangga. Klo kaki gw cacat, gw masih punya tangan untuk ngerangkak, klo tangan gw cacat, gw masih punya tubuh untuk ngegeliat kayak ulet, klo tubuh gw pun cacat, gw masih punya pikiran untuk memanfaatkan hal lain supaya bisa membuat gw maju, misalnya teknologi. Dan klo pikiran gw pun cacat, gw akan berusaha untuk tetap maju, biar gimana pun caranya"

Intinya dari kata-kata gw di atas pasti semua orang tau, jangan nyerah apapun yang terjadi. Menang atau mati, gak ada kata kalah. Semangat itu yang bikin gw bisa terus bertahan dari apa pun yang menimpa gw. Selain itu, saat ge bener-bener down, gw akan bersimpuh, berdoa, mohon petunjuk sama yang di atas, dan belajar ikhlas. Seperti yang gw bilang,..

"Takdir itu adalah ketika lo berjuang dengan sepenuh hati tapi hasilnya tetep gak seperti yang lo harapkan"




So, cuma keihklasan dan doa yang bisa gw lakukan ketika "raga dan pikiran cacat" yang bisa membuat gw tetap maju khan... Kadang terpikir juga, apakah gw sanggup menggapai mimpi-mimpi gw yang tinggi itu yah? Apakah gw mampu memenuhi rencana gw.... Ya Allah, Mudahkanlah langkah hambamu ini...